close

Shi Yuqi: Sistem 15 Poin Mimpi Buruk Bagi Pemain Tua

Penulis: Yusuf Efendi
Jumat 09 Jan 2026, 18:40 WIB - 20 views
Jonatan Christie-Shi Yuqi/[Foto:PBSI]

Jonatan Christie-Shi Yuqi/[Foto:PBSI]

Ligaolahraga.com -

Shi Yuqi 30 tahun, bermain untuk Jiangsu di Liga Super Bulu Tangkis China (CBSL) bulan lalu, di mana sistem 15 poin diadopsi, tetapi juara dunia itu sama sekali tidak terkesan.

"Dalam sistem 15 poin, dampak dan energi para pemain muda dapat menyebabkan skor melesat sangat cepat. Saya merasa sistem ini lebih menguntungkan bagi pemain muda," kata Yu Qi.

"Sistem 15 poin secara taktik sulit diterapkan karena waktu pertandingan lebih singkat."

"Margin kesalahan harus seminimal mungkin bagi pemain yang tertinggal, dan peluang untuk melakukan comeback semakin kecil."

Anders Antonsen, pemain Denmark peringkat 3 dunia yang bermain di CBSL dan memimpin Jiangsu meraih kemenangan dengan skor 3-1 atas Liaoning bulan lalu, telah menyatakan ketidaksetujuannya terhadap sistem penilaian baru tersebut.

Media Korea Selatan juga menyuarakan kekhawatiran atas format yang dipersingkat tersebut, dengan mengatakan bahwa hal itu dapat membahayakan dominasi pemain tunggal putri peringkat 1 dunia, An Se Young, tahun ini.

An Se Young menyamai rekor Kento Momota pada tahun 2019 dengan memenangkan 11 gelar tahun lalu.

Sistem penilaian baru akan menjalani proses pemungutan suara pada Rapat Umum Tahunan (AGM) Federasi Bulu Tangkis Dunia pada tanggal 25 April di Horsens, Denmark, selama Final Piala Thomas dan Uber 2026 .

Sistem ini dikabarkan semakin mendapat dukungan dan, jika disetujui, kemungkinan akan menjadi fitur permanen pada tahun 2027.

Artikel Tag: bwf, viktor axelsen, shi yuqi, anders antonsen

Published by Ligaolahraga.com at https://sportguru.xyz/badminton/shi-yuqi-sistem-15-poin-mimpi-buruk-bagi-pemain-tua
20
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini